Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

NILAI MORAL DALAM DONGENG KEPINGAN EMAS DARI LANGIT PADA KANAL YOUTUBE RIRI CERITA ANAK INTERAKTIF Dhini Akhiriani
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2025): PENTAS: November 2025
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/pentas.v11i2.10252

Abstract

This study aims to identify the themes and moral values contained in the fairy tale Kepingan Emas dari Langit uploaded on the YouTube account Riri Cerita Anak Interaktif. The research method used is descriptive qualitative with the method of reading and recording. Data collection from 6 in-dicators of moral values found in the story, the results of the analysis show that this fairy tale teaches values such as sincerity, fortitude, independence, gratitude, filial piety to parents and not greedy. The moral values contained therein are important for children's character building and can serve as an effective educational tool.
RELASI KAKAK-ADIK YANG BERUBAH MENJADI KONFLIK: STUDI KASUS PSIKOLOGIS TOKOH NISA DAN RANI DALAM FILM IPAR ADALAH MAUT Dhini Akhiriani; Ichwan Rafliansyah; Siti Maemunah
Jurnal Metamorfosa Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v14i1.3174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek psikologis Tokoh Nisa dan Rani dalam film Ipar Adalah Maut karya Elizasifaa, dengan fokus pada aspek id, ego, dan superego. Teori yang digunakan adalah psikoanalisis yang dikemukakan oleh Sigmund Freud. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui kutipan-kutipan dalam adegan film. Data diambil dari film tersebut, dengan perhatian khusus pada aspek psikologis karakter tokoh Nisa dan Rani. Proses analisis meliputi identifikasi, deskripsi, pembahasan, dan penarikan kesimpulan, yang mehasilkan 27 data dan 22 temuan terkait ujaran dan sikap yang mencerminkan aspek psikologis individu tersebut. Dinamika kejiwaan tokoh ternyata berpengaruh signifikan terhadap penonjolan watak dan sikap dalam menghadapi konsekuensi dari tindakan yang dilakukan pemicu rusaknya rumah tangga.AbstractThis study aims to analyze the psychological aspects of the characters Nisa and Rani in the film “Ipar is Death” by Elizasifaa, focusing on the aspects of id, ego, and superego. The theory used is psychoanalysis proposed by Sigmund Freud. The method applied in this research is descriptive qualitative, with data collection techniques through quotes in movie scenes. Data were taken from the movie, with special attention to the psychological aspects of characters Nisa and Rani. The analysis process includes identification, description, discussion, and conclusion, resulting in 27 data and 22 findings related to utterances and attitudes that reflect the psychological aspects of these individuals. The psychological dynamics of the characters were found to have a significant effect on the protrusion of characters and attitudes in facing the consequences of their actions that triggered the breakdown of the household.
KRITIK REALITAS SOSIAL PADA FILM HOME SWEET LOAN: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Dhini Akhiriani
MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) Vol 4 No 1 (2026): MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Psikologi dan Humaniora Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kritik sosial dalam film Home Sweet Loan melalui pendekatan sosiologi sastra. Data diperoleh dari analisis dialog, karakter, dan simbol dalam film yang menunjukkan berbagai permasalahan sosial, seperti ketimpangan ekonomi, ketidakadilan dalam keluarga, norma sosial yang tidak terpenuhi, dan tekanan konsumsi di kalangan generasi muda. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis dokumen untuk menafsirkan elemen film sebagai representasi kehidupan sosial. Hasil analisis mengungkap adanya ketidakadilan dalam pembagian peran keluarga, konflik akibat ketimpangan ekonomi, serta tekanan sosial terhadap pola konsumsi yang tidak realistis.
Toponimi Jalan Berunsur Sayur-Mayur di Kawasan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang: Kajian Antropolinguistik Dhini Akhiriani; Siti Nurhasanah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2907

Abstract

Penelitian ini mengkaji toponimi nama jalan berunsur sayur-mayur di kawasan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan pendekatan Antropolinguistik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan sistem penamaan jalan yang secara konsisten menggunakan nama-nama sayuran, seperti Jalan Bayam, Jalan Kubis, Jalan Selada, dan Jalan Kentang. Penelitian bertujuan mendokumentasikan nama-nama jalan tersebut, mendeskripsikan latar belakang penamaannya, serta mengungkap fungsi sosial dan makna budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan jalan berunsur sayur-mayur di Pondok Cabe Ilir bukan merupakan penamaan yang bersifat arbitrer, melainkan hasil kebijakan administratif Pemerintah Kabupaten Tangerang sebelum terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Sistem penamaan berbasis tema ini bertujuan memudahkan identifikasi dan pemetaan wilayah serta memperkuat identitas lokal masyarakat. Kajian ini menunjukkan bahwa nama jalan tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga merepresentasikan memori kolektif dan identitas budaya suatu komunitas.
BENTUK-BENTUK DIALEK SUNDA PADA AKUN TIKTOK @ASIAN.GEOMAPS UNTUK MENUNJUKKAN PERBEDAAN BAHASA DI JAWA BARAT Dhini Akhiriani; Muhammad Ridwan; Darma Eka Paksi; Ulfah Julianti
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 10, No 2 (2026): JURNAL LITERASI OKTOBER 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v10i2.25128

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk dialek bahasa Sunda pada akun TikTok @asian.geomaps sebagai representasi perbedaan bahasa di berbagai wilayah Jawa Barat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data berupa kosakata bahasa Sunda diperoleh dari transkrip video pada akun TikTok @asian.geomaps dan dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan komparasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi penggunaan kata ganti orang pertama, yaitu aing dan urang, serta kata ganti orang kedua, yaitu maneh, sia, dan sero. Variasi tersebut dipengaruhi oleh faktor geografis dan tingkat keterhubungan antardaerah yang membentuk ciri kebahasaan khas pada setiap wilayah. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok dapat dimanfaatkan sebagai sumber data linguistik untuk mendokumentasikan keragaman bahasa daerah dan mendukung pelestarian bahasa Sunda di era digital.