Pembelajaran matematika tidak hanya dipengaruhi oleh penguasaan materi dan strategi mengajar, tetapi juga oleh sikap serta kompetensi kepribadian guru dalam membangun suasana belajar yang tertib, aman, dan mendukung perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sikap tegas dan kompetensi kepribadian guru matematika dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka (literature review) dengan penelusuran literatur selama dua hari melalui Google Scholar dan jurnal Primatika. Populasi kajian mencakup artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian, kemudian setelah melalui proses seleksi diperoleh 20 artikel sebagai sampel yang dianalisis. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif melalui pengkajian, perbandingan, dan sintesis terhadap tujuan, metode, serta temuan utama setiap artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru yang ditunjukkan melalui kestabilan emosi, kedisiplinan, kesabaran, empati, kejujuran, keadilan, dan keteladanan mendukung terciptanya hubungan positif antara guru dan siswa. Sikap tegas berperan dalam membangun keteraturan, kejelasan aturan, kedisiplinan, serta fokus belajar, terutama ketika diterapkan secara konsisten, adil, komunikatif, dan disertai empati. Kedua aspek tersebut juga berkaitan dengan motivasi, kepercayaan diri, keterlibatan, dan kenyamanan siswa dalam pembelajaran matematika. Kesimpulan kajian menunjukkan bahwa sikap tegas yang dipadukan dengan kompetensi kepribadian yang matang dapat mendukung terciptanya pembelajaran matematika yang terstruktur, kondusif, humanis, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik
Copyrights © 2026