Kuliah Kerja Nyata, atau KKN, adalah salah satu wujud pengabdian mahasiswa kepada komunitas yang bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang didapat selama kuliah. Aktivitas ini juga berfungsi sebagai media bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kreativitas melalui program yang bermanfaat bagi komunitas serta lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kreativitas mahasiswa KKN berkembang melalui program hidroponik dan penggunaan barang bekas (ecobrick) di Desa Tanah Pinem. Program hidroponik dilaksanakan dengan budidaya tanaman kangkung menggunakan metode hidroponik sebagai alternatif budidaya yang mudah dan bisa dilakukan di lahan yang terbatas. Di sisi lain, program ecobrick dilaksanakan dengan memanfaatkan barang bekas, terutama limbah plastik, sebagai material untuk membuat plang nama Desa Tanah Pinem. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu observasi, perencanaan, persiapan bahan dan alat, praktik pembuatan, serta evaluasi hasil dari kegiatan tersebut. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program hidroponik dan ecobrick dapat menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, program hidroponik dan ecobrick tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga memberikan keuntungan bagi masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan yang produktif, inovatif, dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026