Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai media promosi bisnis kuliner Anya Bakes berdasarkan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, dan Share), serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anya Bakes memanfaatkan platform Instagram dan TikTok sebagai media promosi. Pada tahap Attention, Anya Bakes memanfaatkan konten visual, konten storytelling, dan kolaborasi bersama influencer untuk menarik perhatian konsumen. Pada tahap Interest, ketertarikan konsumen dibangun melalui konten informatif, visual produk, konten storytelling, giveaway, dan live streaming. Tahap Search ditunjukkan melalui penyediaan informasi pada bio profil, Linktree, Instagram Stories, hashtag, interaksi di Direct Message, dan ulasan konsumen. Pada tahap Action, kemudahan pemesanan melalui Direct Message dan WhatsApp, respons admin, serta informasi ketersediaan stok mendorong konsumen melakukan pembelian. Selanjutnya, tahap Share diwujudkan melalui aktivitas konsumen dalam membagikan pengalaman, ulasan, dan rekomendasi melalui media sosial. Adapun faktor pendukung pemanfaatan media sosial meliputi kesesuaian target pasar, kemudahan akses informasi, loyalitas konsumen, lokasi usaha yang strategis, dan variasi produk. Selain itu, terdapat faktor penghambat yakni meliputi keterbatasan sumber daya manusia, evaluasi engagement yang belum optimal, serta belum konsistennya penyampaian informasi mengenai tanggal produksi dan masa simpan produk. Penelitian ini menyarankan agar Anya Bakes terus mengoptimalkan pemanfaatan media sosial secara terpadu, meningkatkan evaluasi terhadap engagement, serta memperbaiki kelengkapan dan konsistensi informasi produk guna mendukung efektivitas promosi.
Copyrights © 2026