Shopee Express merupakan salah satu perusahaan jasa pengiriman yang mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya aktivitas jual beli di platform e- commerce. Peningkatan volume pengiriman tersebut berdampak pada tingginya beban operasional di Shopee Express yang dikelola oleh PT.XYZ. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterlambatan pengiriman dari cabang hub, kerusakan (damage), dan kehilangan (lost) paket. Serta meningkatnya jumlah claim ganti rugi pelanggan hingga 8% setiap bulan dan hampir 56% dalam 2 bulan terakhir. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis proses pengiriman barang serta mengidentifikasi penyebab utama terjadinya kerusakan paket menggunakan metode Quality Control Circle dan 5W+1H. Metode QCC digunakan untuk memantau, mengendalikan, dan memperbaiki kualitas proses kerja melalui pendekatan siklus PDCA (Plan,Do,Check,Action), sedangkan metode 5W+1H digunakan untuk mentukan langkah tindakan perbaikan secara rinci berdasarkan aspek What, When, Where, Who, Why, dan How. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerusakan paket (damage) disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain penanganan yang kurang hati – hati, kesalahan proses sortir, dan kurangnya pengawasan pada tahap pengiriman.
Copyrights © 2026