Jurnal Penelitian Inovatif
Vol 6 No 4 (2026): JUPIN Oktober 2026

Uji Fungsi Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Candida Albicans

Yuni Rahmayanti (Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia)
Hendro Mustaqim (Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia)
Najla Lestari (Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2026

Abstract

Candida albicans merupakan jamur oportunistik yang dapat menyebabkan kandidiasis ketika pertumbuhannya tidak terkendali. Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber senyawa antijamur menjadi salah satu alternatif yang perlu dikembangkan, salah satunya melalui penggunaan daun sirih (Piper betle L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia dan menganalisis daya hambat ekstrak etanol daun sirih terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Ekstrak daun sirih diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%, dengan masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan. Nistatin digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih mengandung flavonoid, saponin, fenolik, dan steroid. Konsentrasi 20%, 40%, dan 60% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 6 mm, sedangkan konsentrasi 80% dan 100% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat masing-masing sebesar 12,37 mm dan 13,21 mm. Nistatin menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 23,48 mm, sedangkan akuades steril tidak menghasilkan zona hambat. Hasil uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan dengan nilai p < 0,001. Ekstrak etanol daun sirih menunjukkan aktivitas antijamur terhadap Candida albicans, terutama pada konsentrasi 80% dan 100%, tetapi diameter zona hambat yang dihasilkan masih lebih rendah dibandingkan dengan nistatin.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jupin

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif ...