Yuni Rahmayanti
Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prevalensi dan Tren Penyakit Hipertensi Pada Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Peukan Aceh Barat Daya Pada Tahun 2019-2023 Rahmah Fadhilah; Rahmad; Yuni Rahmayanti
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.638

Abstract

Hipertensi adalah penyakit kronik yang ditandai dengan tingginya tekanan darah pada saat dilakukan pemeriksaan, dimana tekanan darah sistol mencapai lebih dari atau sama dengan 140/mmHg dan atau tekanan darah diastol lebih dari atau sama dengan 90/mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung prevalensi dan tren penyakit hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Peukan Aceh Barat Daya Tahun 2019-2023. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif, yang dilakukan pada April-Mei 2025 dengan menggunakan data rekam medik (data sekunder) 10 penyakit terbesar tahun 2019-2023. Dari data tersebut di dapatkan prevalensi penyakit hipertensi tertinggi terjadi pada tahun 2022 mencapai angka 6,67% dan prevalensi penyakit hipertensi terendah terjadi pada tahun 2020 yaitu 2,39%. Prevalensi hipertensi jika dibandingkan dengan PTM lain (diabetes melitus, dyspepsia, epilepsy dan skizofrenia) yang terdapat di data rekam medik 10 penyakit tertinggi di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Peukan Aceh Barat Daya Tahun 2019-2023 menunjukkan angka yang relatif rendah. Prevalensi hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Peukan Aceh Barat Daya Tahun 2019-2023 mengalami kenaikan yang fluktuatif selama periode penelitian. Tren prevalensi hipertensi jika dibandingkan dengan PTM lain di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Peukan Aceh Barat Daya Tahun 2019-2023 cenderung menunjukkan angka yang rendah.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Tingkat Stres Terhadap Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Karina Winda Hafsari; Syarifah Nora Andriaty; Yuni Rahmayanti
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 2 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i2.509

Abstract

Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) merupakan uji atau penilaian yang diselenggarakan secara nasional yang menjadi salah satu syarat kelulusan untuk mahasiswa program profesi dokter. UKMPPD bertujuan untuk menjamin para mahasiswa lulusan program profesi dokter memiliki kompetensi yang terstandar secara nasional. Kesiapan peserta dalam menghadapi ujian. Motivasi adalah tenaga pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu. Motivasi merupakan salah satu faktor yang turut menentukan efektivitas proses pembelajaran. Dengan motivasi belajar, peserta akan meningkatkan keinginannya untuk belajar dan dapat meningkatkan pengetahuan hingga mereka bisa mencapai apa yang diinginkan. Stres dapat diartikan sebagai suatu reaksi baik secara fisik maupun emosional (mental/psikis) dikarenakan perubahan lingkungan yang mengakibatkan seseorang harus menyesuaikan diri. Ketidakmampuan tubuh dalam mengelola stres yang buruk (eustres) dapat mengakibatkan hilangnya minat dalam menggapai apa yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan Teknik sampel total sampling. Responden adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama yang mengikuti ujian UKMPPD periode Februari 2024 sebanyak 38 orang, yang termasuk kriteria inklusi sebanyak 32 orang. Variabel motivasi belajar diukur menggunakan kuesioner MSLQ (Motivated Strategies for Learning Questionnaire) sedangkan variabel tingkat stress diukur menggunakkan 14 pertanyaan mengenai stres dalam kuesioner DASS 42 (Depression Anxiety Stress Scales 42). Analisis bivariat menggunakan Chi-Square. Hasil didapatkan Responden lulus sebanyak 47.9% dan tidak lulus 53.1%. Hasil motivasi belajar didapatkan motivasi rendah 6.3%, motivasi sedang 34.4% dan tinggi 59.4%. Hasil tingkat stress didapatkan kategori parah 15.6%, sedang 6.3%, ringan 16.8% dan normal 59.4%. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar terhadap kelulusan UKMPPD nilai p=0.991 (p>0.05) dan terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres terhadap kelulusan UKMPPD nilai p=0.010 (p<0.05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Motivasi belajar dan terdapat hubungan tingkat stres terhadap kelulusan UKMPPD periode Februari 2024.
Uji Fungsi Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Candida Albicans Yuni Rahmayanti; Hendro Mustaqim; Najla Lestari
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 4 (2026): JUPIN Oktober 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2781

Abstract

Candida albicans merupakan jamur oportunistik yang dapat menyebabkan kandidiasis ketika pertumbuhannya tidak terkendali. Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber senyawa antijamur menjadi salah satu alternatif yang perlu dikembangkan, salah satunya melalui penggunaan daun sirih (Piper betle L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia dan menganalisis daya hambat ekstrak etanol daun sirih terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Ekstrak daun sirih diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%, dengan masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan. Nistatin digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih mengandung flavonoid, saponin, fenolik, dan steroid. Konsentrasi 20%, 40%, dan 60% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 6 mm, sedangkan konsentrasi 80% dan 100% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat masing-masing sebesar 12,37 mm dan 13,21 mm. Nistatin menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 23,48 mm, sedangkan akuades steril tidak menghasilkan zona hambat. Hasil uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan dengan nilai p < 0,001. Ekstrak etanol daun sirih menunjukkan aktivitas antijamur terhadap Candida albicans, terutama pada konsentrasi 80% dan 100%, tetapi diameter zona hambat yang dihasilkan masih lebih rendah dibandingkan dengan nistatin.