Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi jika tekanan darah tidak dikendalikan dengan baik. Selain terapi farmakologis, pengelolaan tekanan darah dapat dilakukan melalui pendekatan non-farmakologis, seperti aktivitas fisik berupa senam khusus hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam hipertensi terhadap perubahan tekanan darah pada pasien lansia penderita hipertensi yang mengikuti program prolanis di Puskesmas Beji, Kota Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain longitudinal dan pendekatan one-group pretest-posttest. Analisis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p <0,05 pada semua pengukuran. Hasil ini mengindikasikan bahwa senam hipertensi efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia peserta prolanis dengan hipertensi di Puskesmas Beji. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan penggunaan kelompok kontrol, memperpanjang durasi intervensi, serta memperhitungkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi tekanan darah.
Copyrights © 2026