Tanah Ultisol merupakan tanah yang mengalami pelapukan lanjut dicirikan warna kemerahan kekuningan akibat oksida besi tinggi, pH rendah, dan hara N, P, K terbatas, menghambat pertumbuhan jagung (Zea mays L.). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menguji inkubasi campuran kompos limbah sayur (255 g) dan pupuk kandang ayam (225 g) selama 1-6 minggu (6 perlakuan, 4 ulangan) pada polybag tanah Ultisol (10 kg/polybag) di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Untan, Pontianak (Agustus-Desember 2025), mengukur pH, C-Organik, N-Total, P-total, Kdd, tinggi, dan diameter batang jagung. Dianalisis menggunakan ANOVA bila berpengaruh nyata di uji lanjut menggunakan DMRT α=5%. Hasil menunjukkan pengaruh nyata pada pH, P-Total, dan K-dd, tidak berpengaruh nyata pada C-Organik, N-Total, tinggi, dan diameter batang jagung. Inkubasi 6 minggu (SP 6) direkomendasikan tingkatkan ketersediaan N, P, K pada Tanah Ultisol serta pertumbuhan jagung.
Copyrights © 2026