Kesadaran siswa terhadap sejarah dan budaya lokal di Indonesia masih rendah. Pembelajaran sejarah di sekolah juga lebih banyak membahas sejarah nasional, sehingga kurang mengaitkan materi dengan lingkungan sekitar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran sejarah berbasis sejarah lokal melalui Tradisi Seren Taun terhadap kesadaran sejarah siswa kelas X SMA Negeri 1 Muncang, Kabupaten Lebak. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kepada tokoh adat Kesepuhan Cirompang, guru sejarah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan Tradisi Seren Taun membuat siswa lebih memahami sejarah dan nilai budaya lokal. Siswa juga menjadi lebih bangga dan peduli terhadap pelestarian budaya daerahnya. Guru dan siswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran ini, karena materi yang dekat dengan kehidupan siswa membuat mereka lebih aktif dan tertarik belajar. Meski begitu, masih ada beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu, kurangnya bahan ajar sejarah lokal, dan sulitnya kunjungan langsung ke lokasi tradisi. Guru mengatasi kendala ini dengan menggunakan video, foto, dan diskusi kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran sejarah berbasis sejarah lokal efektif meningkatkan kesadaran sejarah siswa, sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat adat dalam menjaga budaya lokal.
Copyrights © 2026