VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Vol 9, No 2 (2026): VIVA THEMIS

Status Hukum Perkawinan Mebyakaon Masyarakat Adat Bali di Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong

Ngurah Primayanta (Universitas Tadulako)
Nurul Miqat (Universitas Tadulako)
Mohammad Saleh (Universitas Tadulako)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Perkawinan mebyakaon dalam masyarakat adat Bali merupakan perkawinan yang dilaksanakan tanpa melalui rangkaian prosesi adat yang lengkap. Dalam praktinya pasangan telah tinggal dan hidup bersama namun berada dalam ikatan perkawinan yang belum tuntas secara adat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait status hukum perkawinan mebyakaon pada masyarakat adat Bali di Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong. Metode penelitian yang digunakan merupakan pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukan bahwa status hukum perkawinan mebyakaon dianggap belum sah baik secara adat Bali dan agama Hindu maupun negara. Hal ini terjadi karena pasangan belum menuntaskan seluruh prosesi perkawinan hingga tahap mewidi widana dan mepamit, sebagai bentuk pemenuhan syarat tri upasaksi. Tidak tuntasnya prosesi ini mengakibatkan pasangan tidak dapat menerbitkan buku wiwaha samskara (surat keterangan perkawinan) dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan mendaftarkan perkawinannya pada Kantor Pencatatan Sipil Negara guna memperoleh akta perkawinan.  Hal ini menyebabkan pasangan kehilangan hak-hak hukum dan perlindungan dari negara sebagai suami istri.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

THS

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Viva Themis: Jurnal Ilmu Hukum [E-ISSN: 2598-9626] is the Journal of Legal Studies published by the Faculty of Law of Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, Lampung, INDONESIA. Its main aim to disseminate critical and original analysis from researchers and academic practitioners on various contemporary ...