Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berperan penting dalam perekonomian, namun masih memiliki keterbatasan dalam penerapan prinsip ergonomi dan keselamatan kerja. Kondisi ini menyebabkan tingginya risiko gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ergonomi pada pelaku UMKM melalui pelatihan dan evaluasi postur kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 20 peserta UMKM yang meliputi penyuluhan ergonomi, pelatihan postur kerja, evaluasi menggunakan metode RULA/REBA, serta pendampingan perbaikan kondisi kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 55,8 pada pre-test menjadi 84,2 pada post-test. Selain itu, terjadi penurunan tingkat risiko ergonomi, di mana sebelum pelatihan mayoritas peserta berada pada kategori risiko tinggi (60%), dan setelah pelatihan bergeser ke kategori rendah (50%) dan sedang (40%). Perbaikan sederhana seperti penyesuaian posisi kerja dan penggunaan alat bantu ergonomis juga memberikan dampak positif terhadap kenyamanan kerja. Dengan demikian, pelatihan dan evaluasi postur kerja terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ergonomi serta berpotensi mengurangi risiko cedera pada pelaku UMKM.
Copyrights © 2023