Sentra industri tahu skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) umumnya masih menerapkan tata letak fasilitas produksi yang disusun secara tradisional tanpa mempertimbangkan aliran proses, sehingga menimbulkan berbagai bentuk pemborosan (waste) seperti waktu tunggu, transportasi berlebih, dan gerakan yang tidak perlu. Kondisi ini berdampak pada rendahnya produktivitas dan panjangnya lead time produksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan tata letak fasilitas produksi dan mengurangi pemborosan pada mitra sentra industri tahu melalui pendekatan Value Stream Mapping (VSM). Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan dan pengukuran waktu proses, penyusunan current state map, identifikasi dan klasifikasi tujuh jenis waste, analisis akar penyebab masalah, penyusunan future state map, serta perumusan usulan relayout fasilitas produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa waste yang paling dominan adalah waiting time dan excessive transportation pada rangkaian proses perebusan hingga pencetakan tahu, yang bersumber dari tata letak berbasis proses (process layout) dengan jarak antarstasiun kerja yang cukup jauh. Usulan relayout berbasis aliran produk (flow layout) yang dihasilkan dari kegiatan ini mampu memangkas jarak perpindahan material dan mengurangi lead time produksi secara signifikan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi mitra berupa peningkatan efisiensi lintasan produksi, penurunan waktu tunggu, serta pemahaman dasar mengenai prinsip lean manufacturing sebagai bekal untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) secara mandiri
Copyrights © 2023