Pendidikan vokasi memerlukan sarana dan prasarana yang memadai serta dikelola dengan baik untuk mendukung pembelajaran teoretis dan praktis yang relevan dengan tuntutan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana dan prasarana dalam mendukung kualitas pembelajaran di SMKS Kesehatan Madani Indonesia Karangploso, mencakup faktor pendukung, kendala, dan upaya peningkatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pimpinan sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana-prasarana dan kurikulum, ketua konsentrasi keahlian, serta guru. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana telah dilaksanakan melalui perencanaan berbasis kebutuhan, pengadaan berbasis prioritas, manajemen inventaris, pemanfaatan, dan pemeliharaan. Proses-proses tersebut mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan berorientasi pada praktik serta berkontribusi terhadap pengembangan kompetensi siswa. Namun, keterbatasan anggaran, peralatan praktik yang tidak memadai dan usang, standardisasi laboratorium yang belum lengkap, serta kompetensi digital guru masih menjadi tantangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana yang terintegrasi, berorientasi pada kompetensi, dan selaras dengan kebutuhan industri sangat penting untuk memperkuat kualitas pembelajaran vokasi.
Copyrights © 2026