Pemberdayaan perempuan di wilayah perdesaan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses pendidikan pemberdayaan, rendahnya literasi usaha dan keuangan, keterbatasan pengembangan usaha produktif, serta belum optimalnya partisipasi perempuan dalam pembangunan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze, melalui penguatan pendidikan pemberdayaan, pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal, dan peningkatan partisipasi dalam pengambilan keputusan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, workshop, diskusi kelompok, praktik penyusunan usaha, dan pendampingan. Mitra kegiatan adalah kelompok perempuan Desa Nginamanu dengan jumlah peserta 30 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta survei kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 54,7% menjadi 82,3% atau meningkat 50,5%, serta tingkat kepuasan peserta sebesar 90,4%. Kegiatan ini memperkuat kapasitas softskill dan hardskill perempuan dalam pengelolaan usaha dan partisipasi pembangunan desa.
Copyrights © 2026