Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Total Quality Management (TQM) dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan Bersih Pantai di Pantai Lasiana, Kupang: Pengabdian Ravel Anwar; Sonnya Marliani; Yudi Adrian; Emilia Gie; Eunike Martha Gegung; Junita Cestilia Nenabu; Sari Angriany Natoni; Septimus Adrianus Mali; Johanis Oenunu; Abram Danial Lubertus Laleb; Theddy Bashkara Foenale; Viktor Amos; Rena Saputri Hilaria Sitanggang; Maria Karmelita Delistiani Sambang; Yunita Chrisna Riane Antonia Bere; Lukas Hattu; Erna Eryani Giri; Yoan Maureen Darianty Dara Odrada; Dendi Sigit Wahyudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7318

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas pendekatan Total Quality Management (TQM) dalam mengatasi problematika limbah padat komersial di kawasan pesisir Pantai Lasiana, Kota Kupang. Program intervensi aksi ini diinisiasi oleh kelompok mahasiswa kelas 4B dan 4E Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Nusa Cendana, dengan menggandeng pelaku usaha mikro (pedagang) setempat sebagai mitra kolaborasi utama. Metode pelaksanaan difokuskan murni pada eksekusi fisik partisipatif secara langsung tanpa penyelenggaraan sesi diskusi maupun forum tanya jawab formal. Tahapan operasional mencakup pemetaan lokasi, persiapan logistik, pemberian instruksi taktis berlandaskan prinsip efisiensi operasional, serta eksekusi pembersihan pantai secara serentak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peniadaan birokrasi komunikasi formal terbukti mampu mengoptimalkan alokasi waktu dan tenaga partisipan. Keberhasilan ini dibuktikan dengan terevakuasinya lebih dari 100 kilogram limbah (setara 20 kantong polibag besar) yang langsung disortir ke dalam kategori plastik sekali pakai dan organik komersial, menghasilkan transformasi visual kebersihan kawasan pesisir secara seketika dan drastis. Kesimpulannya, penerapan TQM melalui aksi gotong royong langsung terbukti efektif mengatasi pencemaran lingkungan pesisir sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif (sense of belonging) di kalangan pelaku usaha, sehingga meletakkan fondasi tata kelola pelestarian ekosistem yang berkesinambungan.
Digital Human Resource Management Practices and Employee Performance in MSMES: Evidence From Kupang City Yunita Chrisna Riane Antonia Bere; Rena Saputri Hilaria Sitanggang; Maria Karmelita Delistiani Sambang
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2018

Abstract

This study examines the influence of digital Human Resource Management (HRM) practices on employee performance in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kupang City, East Nusa Tenggara, Indonesia. Three dimensions of digital HRM were examined The Digital Technology Implemention in HRM (X1), Digital Training and Development (X2), and Digital Performance Management (X3) on Employee Performace (Y). Based on Resource-Based View (RBV) theory, this study employed a cross-sectional quantitative survey design with data collected from 39 MSME owners and managers through a structured online questionnaire (five-point Likert scale). Data were analysed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS procedures, including bootstrapping 5.000 subsamples for path coefficient significance. The measurement model demonstrated adequate reliability reliability and validity across all constructs (Composite Reliability: 0.905–0.940; Average Variance Extracted: 0.655–0.757). The structural model explains 75.7% of the variance in employee performance (R² = 0.757). Bootstrapping results confirm that Digital Technology Adoption has a significant positive effect on employee performance (β = 0.641, t = 5.274, p < 0.001, f² = 0.599 [large]), supporting H1. Digital Training and Development (β = −0.053, p = 0.645) and Digital Performance Management (β = 0.303, p = 0.083) did not reach the level of significance, thus failing to support H2 and H3. These findings highlight the importance of foundational digital tools as the a critical driver of employee performance in MSMEs in Eastern Indonesian with implications for practitioners and regional policymakers in NTT.