Penelitian dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas III SD Negeri 088/VIII Suo Suo. Pembelajaran masih didominasi aktivitas guru menyebabkan peserta didik kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi awal, dari 21 peserta didik terdapat 13 peserta didik atau 62% telah mencapai KKTP, sedangkan 8 peserta didik atau 38% belum mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran Make a Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 21 peserta didik kelas III SD Negeri 088/VIII Suo Suo. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas peserta didik, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 80% pada Siklus I menjadi 88% pada Siklus II. Aktivitas peserta didik meningkat dari 75% pada Siklus I menjadi 84,38% pada Siklus II. Ketuntasan hasil belajar meningkat dari 76% pada Siklus I menjadi 90,48% pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika peserta didik kelas III SD Negeri 088/VIII Suo secara optimal melalui kolaborasi aktif dan pendekatan kreatif.
Copyrights © 2026