Bimbingan Teknis Sagu Berkelanjutan dan Penguatan Kapasitas Kelembagaan di Kampung Klasari, Distrik Moi Segen, Kabupaten Sorong, bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sagu yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik pembibitan dan penanaman, pembangunan demplot, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang terdiri atas masyarakat pengelola sagu dan unsur masyarakat kampung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 45,0 pada pre-test menjadi 84,4 pada post-test, dengan peningkatan 39,4 poin dan nilai N-Gain sebesar 0,72 yang termasuk kategori tinggi. Peningkatan pengetahuan terutama terlihat pada aspek pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanfaatan limbah sagu. Praktik demplot terhadap 100 bibit menghasilkan tingkat keberhasilan hidup awal sebesar 87%. Kapasitas kelembagaan meningkat dari 47% menjadi 85%, sedangkan pengetahuan kewirausahaan dan pemasaran masing-masing mencapai 80% dan 79%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik efektif meningkatkan kapasitas masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan, monitoring demplot, penguatan kelembagaan produktif, pengembangan rantai nilai, dan perluasan akses pemasaran.
Copyrights © 2026