Padi sebagai sumber utama beras memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan nasional, namun penurunan luas lahan dan fluktuasi produktivitas meningkatkan risiko ketergantungan terhadap varietas homogen berdaya hasil tinggi. Dalam konteks tersebut, padi lokal berpotensi menjadi sumber daya genetik adaptif yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi, tantangan, dan arah pengembangan padi lokal Sumatera Barat melalui studi literatur terstruktur yang ditelusuri melalui beberapa pangkalan data/sumber literatur ilmiah, seperti Google Scholar, PubMed, Crossref, dan ResearchGate dalam rentang tahun 2010–2025 dan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer. Hasil menunjukkan bahwa padi lokal memiliki keragaman genetik tinggi, ketahanan terhadap cekaman biotik dan abiotik, serta mutu beras khas yang bernilai ekonomi. Meskipun produktivitasnya umumnya lebih rendah dibandingkan varietas unggul baru, stabilitas hasil dan potensi perbaikan genetik menjadikannya sumber gen penting dalam pemuliaan dan pengembangan varietas spesifik lokasi. Analisis bibliometrik mengungkap bahwa penelitian masih didominasi oleh aspek eksplorasi dan karakterisasi, sementara integrasi hulu–hilir dan pendekatan agribisnis berkelanjutan masih terbatas. Studi ini menegaskan perlunya strategi pengembangan terintegrasi berbasis konservasi, inovasi budidaya, diversifikasi produk, dan penguatan rantai nilai untuk memperkuat kemandirian pangan dan keberlanjutan sistem produksi beras nasional.
Copyrights © 2026