Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan tindakan pembelajaran yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes, wawancara, angket/kuesioner, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil pembelajaran pada tahap pra-siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 65,33 pada pra-siklus menjadi 73,17 pada siklus I dan 82,50 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 40,00% pada pra-siklus menjadi 66,67% pada siklus I dan mencapai 90,00% pada siklus II. Aktivitas siswa juga meningkat dari 72,50% pada siklus I menjadi 90,75% pada siklus II, sedangkan aktivitas guru meningkat dari 81,25% menjadi 93,75%. Respons siswa terhadap pembelajaran meningkat dari 73,17% pada siklus I menjadi 88,83% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tindakan pembelajaran yang diterapkan mampu meningkatkan aktivitas dan respons siswa serta hasil belajar siswa. Keberhasilan tindakan pada siklus II menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penelitian telah tercapai.
Copyrights © 2025