Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan multikultural dapat bergerak dari slogan menuju aksi nyata di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan multikultural di sekolah masih terbatas pada aspek simbolik dan belum sepenuhnya diinternalisasikan dalam praktik pembelajaran. Faktor pendukung implementasi antara lain kepemimpinan sekolah yang inklusif, kurikulum terintegrasi, kompetensi guru, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, serta masyarakat. Namun demikian, hambatan masih ditemukan pada aspek pemahaman guru yang belum memadai, keterbatasan sarana, serta kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Dengan demikian, dibutuhkan strategi konkret melalui pelatihan guru, inovasi kurikulum, pemanfaatan teknologi, dan pemberdayaan komunitas agar pendidikan multikultural benar-benar menjadi praktik hidup dalam membentuk generasi yang toleran, adil, dan berkeadaban sosial.
Copyrights © 2026