Persaingan bisnis digital pada industri transportasi online mendorong Gojek untuk mengembangkan strategi pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada konsumen, tetapi juga mempertimbangkan respons perusahaan pesaing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan game theory dalam strategi pemasaran Gojek pada persaingan bisnis digital melalui sintesis penelitian terdahulu yang membahas Gojek, Grab, strategi pemasaran, dan persaingan transportasi online. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research), sedangkan data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis berbagai temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Gojek dalam persaingan digital mencakup harga, promosi, kualitas pelayanan, kemudahan aplikasi, inovasi layanan, metode pembayaran, digital marketing, serta program loyalitas, sementara game theory digunakan untuk memahami keterkaitan antara pilihan strategi Gojek dan respons perusahaan pesaing, khususnya Grab. Penerapan game theory dapat dilakukan dengan menentukan pemain, alternatif strategi, payoff, dan matriks payoff, kemudian menganalisis strategi murni apabila terdapat saddle point atau strategi campuran apabila titik keseimbangan tersebut tidak ditemukan. Dengan demikian, game theory memberikan kerangka analitis yang sistematis untuk memahami pengambilan keputusan pemasaran Gojek dengan mempertimbangkan strategi pesaing dan respons konsumen dalam lingkungan bisnis digital yang dinamis.
Copyrights © 2026