Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran geometri berbasis etnomatematika Bugis-Makassar terhadap penalaran matematis siswa kelas V MIS DDI Baru Baru Tanga Pangkep. Penelitian dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan one-group pretest-posttest dan subjek draf 24 siswa. Pembelajaran disusun melalui observasi objek budaya, identifikasi unsur geometri, representasi dan pengukuran, argumentasi, serta penerapan konsep pada masalah baru. Konteks budaya dipilih dari sumber yang telah diteliti, seperti makanan tradisional Bugis, komponen Phinisi, dan arsitektur lokal. Instrumen meliputi tes penalaran geometri, lembar observasi, rubrik diskusi, dan angket respons. Karena data lapangan belum tersedia, bagian hasil menggunakan data simulasi. Simulasi menunjukkan peningkatan rata-rata dari 58,58 menjadi 80,50 dengan N-gain 0,55 dan perbedaan pretest-posttest yang signifikan. Peningkatan paling besar terdapat pada indikator memberikan alasan dan menerapkan konsep pada masalah baru. Secara konseptual, etnomatematika dapat menjadi jembatan antara pengalaman budaya siswa dan matematika formal apabila dirancang melalui aktivitas didaktis yang sistematis. Seluruh angka simulasi harus diganti dengan data aktual sebelum publikasi.
Copyrights © 2026