Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kedisiplinan belajar murid dalam mendukung proses pembelajaran dan pembentukan karakter di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Fikih dalam menumbuhkan kedisiplinan belajar murid kelas V serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat peran tersebut di MI DDI Bottoe Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Fikih berperan sebagai pendidik, pembimbing, pengelola kelas, motivator, dan teladan dalam menumbuhkan kedisiplinan belajar murid. Peran tersebut diwujudkan melalui pembiasaan rutin, pengawasan, pemberian motivasi, bimbingan, serta keteladanan dalam ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan kelas, dan tanggung jawab belajar. Faktor penghambat berasal dari rendahnya kesadaran murid serta lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mendukung pembentukan kedisiplinan belajar murid secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026