Kecemasan dan kurangnya informasi pada fase preoperasi dapat memengaruhi kesiapan psikologis pasien. Pra-survei di Rumah Sakit Islam Purwokerto menunjukkan adanya kebutuhan penguatan edukasi dan pendampingan nonfarmakologis bagi pasien yang akan menjalani operasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi preoperasi dan terapi murottal Surah Ar-Rahman serta menggambarkan perubahan pengetahuan, kecemasan, dan kebutuhan informasi peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Juli-6 Agustus 2026 dengan melibatkan 30 pasien Muslim berusia minimal 18 tahun yang dipilih secara consecutive sampling. Peserta mengikuti pretest pengetahuan, edukasi menggunakan leaflet, posttest pengetahuan, pengukuran Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale, terapi murottal selama 15 menit, dan pengukuran ulang. Data dianalisis secara deskriptif. Pengetahuan kategori baik meningkat dari 0% menjadi 80,0%. Kecemasan sedang berubah dari 80,0% sebelum kegiatan menjadi 16,7% sesudah kegiatan, sedangkan kecemasan ringan meningkat dari 20,0% menjadi 83,3%. Peserta yang membutuhkan informasi berkurang dari 83,3% menjadi 3,3%. Seluruh peserta menyelesaikan kegiatan tanpa kejadian tidak diharapkan. Rangkaian edukasi dan murottal menunjukkan capaian positif sebagai pendamping persiapan psikologis preoperasi, tetapi hasil tidak ditafsirkan sebagai hubungan sebab-akibat karena evaluasi bersifat deskriptif tanpa kelompok kontrol.
Copyrights © 2026