Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk meneliti dampak pola asuh permisif terhadap perilaku agresif siswa SMA Swasta Harapan Paya Bakung. penelitian melibatkan 5 informan yaitu 2 siswa agresif, 2 orang tua permisif, dan 1 guru BK. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasilnya, pola asuh permisif ditandai minimnya aturan, lemahnya pengawasan, dan kebebasan berlebihan tanpa arahan. Hal ini memicu siswa melampiaskan emosi melalui agresi fisik seperti memukul dan berkelahi, serta agresi verbal berupa kata kasar, ejekan, dan gosip. Kurangnya perhatian keluarga mendorong siswa mencari pengakuan lewat perilaku negatif. Siswa juga menunjukkan rendahnya rasa bersalah. Pengaruh teman sebaya dan media sosial turut memperkuat perilaku tersebut. Disarankan orang tua menerapkan pola asuh tegas namun hangat, dan sekolah melalui BK memperkuat konseling serta kerja sama dengan orang tua.
Copyrights © 2026