Kesenjangan capaian membaca pemahaman materi ide pokok paragraf di kelas IV SDN 2 Cigantang, Kota Tasikmalaya, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian bertujuan menganalisis tingkat kemampuan, bentuk kesulitan kognitif, serta faktor penyebab internal dan eksternal siswa. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian dilaksanakan pada semester berjalan tahun 2026. Subjek penelitian terdiri atas 5 siswa kelas IV yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 39 siswa, didukung guru dan orang tua sebagai informan. Alur penelitian meliputi pra-lapangan, pekerjaan lapangan, analisis data, hingga pelaporan. Pengumpulan data memanfaatkan tes tertulis diagnostik, observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan) yang divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa tergolong rendah dengan rentang nilai akhir 41,67–66,67 (AA: 41,67; HK: 54,17; RN: 66,67; FP: 62,50; AZ: 41,67). Bentuk kesulitan mencakup tertukarnya ide pendukung, penggabungan kalimat utama-penjelas, perilaku menyalin seluruh 22 kata wacana, serta kekeliruan letak paragraf. Disimpulkan bahwa kesulitan dipengaruhi oleh rendahnya minat, motivasi, memori kerja kognitif, metode ceramah, kepadatan kelas (39 siswa), dan minimnya pendampingan rumah. Direkomendasikan penerapan model pembelajaran inovatif, pemanfaatan media visual interaktif, serta optimalisasi pendampingan literasi keluarga.
Copyrights © 2026