Pembelajaran IPAS di SD Negeri Langsa Lama masih didominasi bahan ajar cetak dan berpusat pada guru, sehingga problem solving skill siswa kelas V tergolong rendah, dengan rata-rata pre-test 52,18. Penelitian bertujuan mengembangkan LKPD digital berbasis Problem Based Learning (PBL) menggunakan Canva dan Liveworksheet pada materi Permasalahan Lingkungan Mengancam Kehidupan, serta mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 11 siswa dan 1 guru kelas V SD Negeri Langsa Lama, dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Alur penelitian mengikuti lima tahap ADDIE secara berurutan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta pre-test-post-test, dianalisis menggunakan teknik persentase, N-Gain, dan Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan validitas rata-rata 98,33% (sangat valid), kepraktisan rata-rata 90,68% (sangat praktis), peningkatan nilai rata-rata dari 52,18 menjadi 80,27, N-Gain 0,585 atau 58,55% (kategori sedang), serta uji t signifikan (Sig. 0,000 < 0,05). Disimpulkan LKPD digital berbasis PBL valid, praktis, dan cukup efektif meningkatkan problem solving skill siswa. Direkomendasikan penelitian lanjutan dengan subjek lebih besar dan desain kuasi-eksperimen berkelompok kontrol.
Copyrights © 2026