Kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 8 Medan masih rendah, terutama dalam mengembangkan gagasan, menyusun argumen, dan menerapkan struktur teks. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran multiliterasi terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas X-2 yang dipilih secara acak dari 128 siswa kelas X SMA Negeri 8 Medan pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027. Penelitian diawali dengan pretest, dilanjutkan dengan perlakuan model multiliterasi, dan diakhiri dengan posttest. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes esai yang dinilai dengan rubrik analitik enam aspek. Data dianalisis secara deskriptif, diuji normalitasnya dengan uji Lilliefors, dan diuji hipotesisnya dengan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai meningkat dari 50,44 menjadi 79,16 dan ketuntasan meningkat dari 9,4% menjadi 84,4%. Uji Wilcoxon menghasilkan Thitung 0 < Ttabel 159 dan z = −4,95 sehingga H₀ ditolak. Dengan demikian, model pembelajaran multiliterasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa. Guru disarankan menerapkan model ini dengan memperkuat latihan argumentasi, sedangkan penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelas kontrol.
Copyrights © 2026