Peningkatan literasi dan numerasi merupakan kompetensi dasar yang menjadi fokus Kurikulum Merdeka dalam mencetak generasi yang kreatif, kritis, dan mandiri. Namun, di Desa Balongmasin, banyak siswa sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan dalam membaca, menulis, dan berhitung, yang dapat menghambat pencapaian kompetensi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui program bimbingan belajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dengan pendekatan active learning, intervensi individual, dan metode kreatif berbasis proyek. Subjek penelitian terdiri dari 10 responden yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterbatasan kemampuan awal mereka. Instrumen penelitian meliputi tes pretest-posttest, observasi, dan questionnaire untuk menilai perkembangan kemampuan dan partisipasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh responden, dengan skor literasi meningkat antara 34,5% hingga 60,9% dan numerasi meningkat antara 68% hingga 95,3%. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pendekatan pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan diferensiasi individual dalam memperkuat kompetensi dasar siswa. Program ini juga meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kepercayaan diri siswa, sekaligus memperkuat peran mahasiswa KKN dan dukungan keluarga dalam menciptakan ekosistem belajar yang inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini dapat menjadi model pembelajaran efektif untuk peningkatan literasi dan numerasi di sekolah dasar
Copyrights © 2026