Sedimentasi pada saluran irigasi merupakan salah satu permasalahan yang dapat menurunkan kapasitas aliran dan mengganggu distribusi air ke lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sedimen berdasarkan distribusi ukuran butir sebagai dasar penentuan penanganan Saluran Primer Daerah Irigasi Batang Anai. Sampel sedimen diambil pada sembilan titik pengamatan menggunakan metode Petersen Grab. Analisis distribusi ukuran butir dilakukan melalui pengujian saringan dan hidrometer, kemudian disajikan dalam bentuk kurva distribusi ukuran butir. Karakteristik sedimen dijelaskan menggunakan parameter ukuran butir karakteristik (d15,9, d25, d50, d75, dan d84,1), Deviasi Standar Geometris (?g), serta Koefisien Sorting (Sc). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai d50 berkisar antara 0,124 mm hingga 0,492 mm yang mengindikasikan dominasi sedimen pasir halus hingga pasir sedang. Nilai ?g berkisar antara 1,134–2,323 sehingga seluruh sampel diklasifikasikan sedimen tidak seragam, sedangkan nilai Sc berkisar antara 1,097–1,707 yang menunjukkan tingkat penyebaran ukuran butir sedang. Karakteristik sedimen tersebut menunjukkan adanya potensi pengendapan pada segmen saluran dengan kecepatan aliran rendah. Penanganan yang direkomendasikan meliputi pengerukan sedimen, pemeliharaan rutin saluran, perbaikan kantong lumpur, dan perbaikan bagian saluran yang mengalami kerusakan akibat sedimentasi.
Copyrights © 2026