Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Take and Give terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Negeri 040460 Berastagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa yang terdiri atas kelas VA sebagai kelas kontrol dan kelas VB sebagai kelas eksperimen, masing-masing berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 87,25, lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata posttest kelas kontrol sebesar 71,00. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 7,418 > t tabel sebesar 2,042, sehingga hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Take and Give berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Negeri 040460 Berastagi. Model pembelajaran ini mampu meningkatkan keaktifan, interaksi, dan pemahaman siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Copyrights © 2026