Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya perilaku bullying di sekolah dasar yang sering dianggap sebagai candaan, namun berdampak serius terhadap perkembangan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak bullying terhadap kondisi psikologis, sosial, serta proses dan hasil belajar siswa di SD Negeri 196 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying meliputi bentuk verbal, sosial, dan fisik ringan. Dampaknya terlihat pada aspek psikologis (takut, cemas, rendah diri), sosial (kesulitan berinteraksi dan menyendiri), serta akademik (penurunan konsentrasi, motivasi, dan keaktifan belajar). Dengan demikian, bullying berdampak negatif terhadap perilaku siswa sehingga diperlukan peran aktif guru dan sekolah dalam pencegahan dan penanganannya.
Copyrights © 2026