Kemampuan membaca pemahaman murid sekolah dasar masih tergolong rendah sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman murid dalam membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan serta besar pengaruh model pembelajaran RADEC (Reading, Answer, Discuss, Explain, Create) berbantuan media Literacy Cloud terhadap kemampuan membaca pemahaman murid sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 54 murid yang terdiri atas 27 murid kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 27 murid kelas VB sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca pemahaman dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, Independent Sample t-Test, N-Gain, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membaca pemahaman murid pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,7067 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,5252 (kategori sedang). Hasil Independent Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 sehingga terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelas. Selain itu, diperoleh nilai effect size (Cohen’s d) sebesar 1,327 yang termasuk kategori sangat besar. Dengan demikian, model pembelajaran RADEC berbantuan media Literacy Cloud berpengaruh sangat besar terhadap kemampuan membaca pemahaman murid sekolah dasar.
Copyrights © 2026