Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman konsep matematika, khususnya pada materi nilai tempat, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas II Sekolah Dasar serta mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematika antara siswa yang belajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas 56 siswa, yaitu 28 siswa pada kelas eksperimen dan 28 siswa pada kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Mann-Whitney U setelah hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 70,71 pada pretest menjadi 79,29 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 27,68%, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 61,25 menjadi 65,54 dengan nilai N-Gain sebesar 7,50%. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan peningkatan pemahaman konsep antara kedua kelas, di mana kelas yang menggunakan media pembelajaran interaktif memperoleh peningkatan yang lebih baik dibandingkan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika pada materi nilai tempat siswa kelas II Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026