Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI), khususnya Canva AI, dalam pembuatan materi ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) terhadap efektivitas pembelajaran siswa kelas V di MI Muhammadiyah 11 Bara-Baraya, Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental design berbentuk pre-test–post-test control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa kelas V yang ditentukan melalui teknik total sampling, terdiri atas kelas V A (20 siswa) sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan materi ajar IPAS berbasis AI Canva dan kelas V B (20 siswa) sebagai kelompok kontrol yang menggunakan materi ajar konvensional. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t) dengan bantuan SPSS Statistics versi 25 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif setara sebelum perlakuan (rata-rata pre-test eksperimen 55,25 dan kontrol 54,00; Sig. 2-tailed = 0,527). Setelah perlakuan, rata-rata post-test kelompok eksperimen meningkat menjadi 83,25, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang mencapai 73,25. Hasil uji independent sample t-test pada data post-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,690 dengan df = 38 dan Sig. (2-tailed) = 0,000 (< 0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan Artificial Intelligence dalam pembuatan materi ajar IPAS berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran siswa di MI Muhammadiyah 11 Bara-Baraya.
Copyrights © 2026