Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan platform digital Mathigon berbasis lagu dalam meningkatkan pemahaman konsep jaring-jaring dan sketsa kubus siswa, yang diimplementasikan melalui model discovery learning. Kedua kelas sampel yang diteliti mendapatkan materi, target pencapaian, dan durasi pengajaran yang sama persis. Data penelitian terbukti memenuhi asumsi normalitas melalui uji Shapiro-Wilk dan bersifat homogen berdasarkan Levene's Test, sehingga layak diolah menggunakan statistik parametrik. Hasil analisis Independent Sample t-test menunjukkan adanya perbedaan capaian belajar yang signifikan (Sig. < 0,001; t = 14,876), dengan rata-rata nilai akhir kelas eksperimen mencapai 92,27, unggul atas kelas kontrol yang bernilai 60,71. Selanjutnya, efektivitas ini dipertegas oleh perolehan indeks N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,8952 (kategori tinggi; efektivitas 89,52%), memicu lonjakan yang jauh melampaui kelas kontrol dengan skor 0,4411 (kategori sedang; efektivitas 44,11%). Dapat disimpulkan bahwa perpaduan media visual interaktif dan penguat memori auditori ini terbukti optimal dalam menguatkan kemampuan spasial anak. Temuan ini menyuguhkan referensi strategi instruksional inovatif yang sejalan dengan semangat pembelajaran berpusat pada siswa dalam Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026