Kota Kediri berhasil menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga harmoni sosial, tercermin pada pencapaian Indeks Kota Toleran. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan, strategi serta faktor pendukung dan penghambat Kota Kediri dalam mengelola keberagaman masyarakat. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan bertumpu pada regulasi non-diskriminatif, kesetaraan akses publik, penguatan dialog sosial melalui FKUB, event budaya tahunan serta pelembagaan gotong royong pada program Prodamas. Tantangan utama berupa polarisasi digital dan potensi gesekan pendatang baru. Namun, komitmen kepemimpinan serta modal sosial yang kuat menjadi faktor kunci keberhasilan mempertahankan stabilitas. Kesimpulannya, sinergi kebijakan struktural dan kultural penting sebagai model pengelolaan keberagaman demi meningkatkan kualitas tata kelola toleransi.
Copyrights © 2026