Kecamatan Tayan Hilir mengalami banjir besar setiap tahun, namun tenaga kesehatan Puskesmas Tayan Hilir belum pernah memperoleh pelatihan kebencanaan terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir tenaga kesehatan melalui workshop berbasis kasus lokal yang dipadukan dengan diseminasi buku saku. Kegiatan menggunakan rancangan pra-eksperimental satu kelompok pra-pasca tanpa kelompok pembanding, dilaksanakan pada 18 Juni 2026 dan diikuti 13 tenaga kesehatan. Pengetahuan diukur menggunakan 20 butir pilihan ganda sebelum dan sesudah intervensi. Sebanyak 7 peserta memiliki data berpasangan lengkap dan dianalisis menggunakan paired samples t-test. Rerata skor meningkat dari 11,86 (SD 4,49) menjadi 16,86 (SD 1,46), atau dari 59,3% menjadi 84,3% jawaban benar, dengan selisih 5,00 poin (95% IK 0,14 sampai 9,86; t(6) = 2,515; p = 0,046) dan besaran efek besar (Cohen’s dz = 0,95). Simpangan baku menyempit dua pertiga, yang menunjukkan penyeragaman kompetensi antarpeserta. Peserta berkategori kurang turun dari 57,1% menjadi 0%, sedangkan kategori baik naik dari 28,6% menjadi 85,7%. Peningkatan terjadi pada keenam domain materi, terbesar pada domain respons dan manajemen krisis kesehatan (+33,3 poin persentase) yang justru memiliki penguasaan awal terendah meskipun peserta rutin menghadapi banjir. Workshop berbasis kasus lokal yang dipadukan buku saku efektif meningkatkan sekaligus menyeragamkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir tenaga kesehatan puskesmas.
Copyrights © 2026