Pembelajaran keanekaragaman hayati di tingkat SMA saat ini sebagian besar masih mengandalkan buku teks dan buku kerja siswa, dengan minimnya pemanfaatan sumber belajar baru. Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengkaji kelayakan dan kepraktisan penggunaan sebuah buklet mengenai keanekaragaman hayati serangga tanah di Bukit Wangkang sebagai sarana pembelajaran Biologi SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang berfokus pada tahapan Analisis, Desain, dan Pengembangan dari model ADDIE. Penulisan ini mengintegrasikan data hasil penulisan eksplorasi biologi berupa keanekaragaman serangga tanah sebagai substansi materi atau konten dalam produk booklet yang dikembangkan. Hasil penulisan menemukan 9 spesies serangga tanah(H′= 1,606; E= 0,731; D= 0,265) yang kemudian diintegrasikan ke dalam booklet. Hasil validasi ahli menunjukkan booklet sangat layak (materi 88,57%, media 93,70%, bahasa 97,22%). Uji kepraktisan juga berkategori sangat praktis (respons siswa 88,26%; guru 100%). Dengan demikian, tujuan menghasilkan bahan ajar yang layak dan praktis telah terpenuhi. Implikasinya, booklet berbasis potensi lokal ini dapat menjadi alternatif sumber belajar kontekstual untuk meminimalkan ketergantungan pada buku teks dan LKS konvensional.
Copyrights © 2026