This study aims to describe the implementation of the Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) extracurricular program in fostering the religious character of fifth-grade students at SDN 04 Klegen, Madiun City. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the BTQ coordinator and instructor. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings show that the implementation of the BTQ extracurricular program consists of three stages: planning, implementation, and evaluation. In the planning stage, learning materials are adjusted to students’ abilities and integrated with religious habituation activities. The implementation stage focuses on Qur’an reading and writing practices accompanied by the cultivation of religious values. In the evaluation stage, assessment is conducted through students’ learning outcomes and behavioral observations. The study concludes that the BTQ extracurricular program contributes to strengthening students’ religious character, particularly in discipline, responsibility, obedience to school rules, and respect for teachers and peers. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan ekstrakurikuler Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dalam pembentukan karakter religius siswa kelas V di SDN 04 Klegen Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan koordinator dan pembina BTQ. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan ekstrakurikuler BTQ dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan siswa serta diintegrasikan dengan kegiatan pembiasaan religius. Tahap pelaksanaan berfokus pada kegiatan membaca dan menulis Al-Qur’an yang disertai dengan penanaman nilai-nilai religius. Pada tahap evaluasi, penilaian dilakukan melalui hasil belajar siswa serta observasi perilaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler BTQ berkontribusi dalam memperkuat karakter religius siswa, yang ditunjukkan melalui sikap disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, serta sikap hormat kepada guru dan teman sebaya.
Copyrights © 2026