Pengenalan konsep matematika sejak usia dini penting sebagai dasar perkembangan kemampuan berpikir logis anak. Namun, pembelajaran matematika di PAUD masih cenderung menggunakan kegiatan yang kurang bervariasi dan belum banyak melibatkan pengalaman konkret. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media loose parts dalam mengenalkan konsep matematika permulaan pada anak kelompok A usia 4–5 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 15 anak, guru kelompok A, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loose parts digunakan dalam berbagai aktivitas bermain untuk mengenalkan konsep korespondensi satu-satu, bilangan, pola, klasifikasi, ukuran, perbandingan, ruang, waktu, dan geometri. Kendala yang ditemukan meliputi waktu persiapan dan pengelolaan material berukuran kecil. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji penerapan loose parts pada konsep matematika yang lebih spesifik.
Copyrights © 2026