Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Pekanbaru melalui analisis SWOT. Latar belakang penelitian ini adalah ketidakstabilan realisasi penerimaan PBB periode 2018–2024 yang seringkali tidak mencapai target, dengan potensi gap yang belum tergarap mencapai 61,3% pada tahun 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 15 responden dari pejabat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru. Hasil analisis matriks IFE menunjukkan total skor 2,91, sedangkan matriks EFE menghasilkan skor 2,99. Berdasarkan koordinat (-0,15; 0,53), posisi organisasi berada pada Kuadran III yang merekomendasikan strategi turn-around (ubah strategi). Strategi utama yang diusulkan adalah Growth and Build melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak. Langkah konkret meliputi digitalisasi pelayanan, pendataan objek pajak baru, pemanfaatan GIS untuk penyesuaian zona nilai tanah, serta penguatan koordinasi dengan perangkat RT/RW untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Copyrights © 2026