Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memaksimalkan pemanfaatan bahan ajar digital guna menunjang kegiatan pembelajaran pada bidang studi Produksi Olahan Hasil Nabati di kelas XI APHP SMK Negeri 8 Pinrang. Selama ini proses pembelajaran masih sangat bergantung pada bahan ajar berbentuk cetak yang kurang menarik minat peserta didik, sehingga menurunkan semangat belajar mereka. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk merancang bahan pembelajaran berbasis mobile learning yang interaktif serta memenuhi syarat kelayakan dari segi keabsahan, kepraktisan, serta keberhasilan penggunaannya. Penelitian ini memakai pendekatan Research and Development (R&D), dengan proses pengembangan produk mengacu pada model ADDIE. Pelaksanaannya dilakukan melalui lima tahap, meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini melibatkan sebanyak 15 orang peserta didik kelas XI Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di SMK Negeri 8 Pinrang sebagai subjek uji coba. Pengumpulan informasi dilakukan melalui penilaian pakar, kuesioner tanggapan peserta didik, serta ujian awal dan ujian akhir untuk melihat perubahan kemampuan peserta didik. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa produk bahan ajar yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 92% berdasarkan penilaian ahli materi dan 86% berdasarkan evaluasi ahli media. Kedua hasil penilaian tersebut berada dalam kategori sangat baik dan sah dipakai. Penilaian kemudahan penggunaan mencapai skor rata-rata 85,47% yang tergolong sangat praktis. Selain itu, terlihat jelas adanya kenaikan prestasi belajar peserta didik etelah memanfaatkan bahan ajar yang telah dikembangkan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa bahan ajar interaktif berbasis mobile learning telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, serta efektivitas dalam meningkatkan capaian belajar peserta didik pada bidang studi Produksi Olahan Hasil Nabati.
Copyrights © 2026