Peserta didik SMAN 5 Luwu yang berdampak pada menurunnya konsentrasi dan prestasi belajar. Penelitian bertujuan mengetahui bentuk overthinking yang dialami peserta didik dan menganalisis bagaimana internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan mengacu pada model Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan overthinking peserta didik terbagi menjadi kecemasan terhadap masa depan (anticipatory anxiety) dan penyesalan terhadap masa lalu (past-oriented rumination). Internalisasi nilai tawakal, sabar, syukur, ikhlas, dan husnuzan melalui intervensi kontekstual guru PAI serta pembiasaan ibadah harian terbukti efektif menumbuhkan ketenangan jiwa (thuma'ninah) dan mengurangi stres peserta didik.
Copyrights © 2026