Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di Sekolah Dasar Islam La Tahzan, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental one-group pretest–posttest, melibatkan 17 peserta didik kelas VI yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen utama berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor kemampuan berpikir kritis dari 63,24 pada pretest menjadi 77,65 pada posttest. Nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,3831 (38,31%) berada pada kategori sedang. Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026