Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan proses sains (KPS) mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia melalui proyek sintesis hidrogel polimer superabsorben ramah lingkungan berbahan dasar pati kulit ubi kayu dengan asam sitrat sebagai agen ikat silang (crosslinking agent). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Subjek penelitian terdiri atas 30 mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Kimia yang mengikuti mata kuliah Kimia Polimer. Data KPS dikumpulkan melalui lembar observasi dengan lima indikator, yaitu mengamati, merencanakan percobaan, menggunakan alat dan bahan, menafsirkan data, dan mengomunikasikan hasil, sedangkan data karakteristik produk diperoleh dari uji swelling ratio dan fraksi gel hidrogel pada variasi konsentrasi asam sitrat 5%, 10%, dan 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata KPS mahasiswa mencapai 75,2 (kategori sedang), dengan indikator mengamati memperoleh skor tertinggi (82,5) sedangkan indikator menafsirkan data memperoleh skor terendah (68,1). Uji karakteristik hidrogel menunjukkan konsentrasi asam sitrat 10% menghasilkan swelling ratio optimum sebesar 385% dengan fraksi gel 68%. Temuan ini mengindikasikan bahwa proyek sintesis hidrogel dari pati kulit ubi kayu efektif digunakan sebagai sarana pengembangan keterampilan proses sains mahasiswa, khususnya pada aspek observasi dan penggunaan alat dan bahan, namun aspek menafsirkan data masih memerlukan pendampingan yang lebih intensif
Copyrights © 2026