Penuaan menyebabkan berbagai perubahan pada struktur dan fungsi kulit yang dapat memengaruhi hidrasi, produksi minyak, serta integritas sawar kulit. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas hidup lansia dan mencerminkan status kesehatan secara umum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining kesehatan kulit dan meningkatkan pemahaman lansia mengenai pentingnya perawatan kulit. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) yang meliputi skrining dan edukasi kesehatan. Sebanyak 38 lansia dengan rerata usia 77,29±7,49 tahun mengikuti pemeriksaan menggunakan perangkat analisis kulit untuk menilai parameter water, hydration, dan oil. Hasil menunjukkan rerata water sebesar 30,43±23,78%, hydration 41,49±14,36%, dan oil 13,47±10,73%. Laki-laki memiliki rerata water dan oil yang lebih tinggi dibandingkan perempuan, sedangkan hydration sedikit lebih tinggi pada perempuan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa skrining kesehatan kulit berbasis komunitas dapat mendukung deteksi dini kondisi yang berkaitan dengan hidrasi dan kesehatan kulit sekaligus meningkatkan kesadaran lansia terhadap pentingnya perawatan kulit sebagai bagian dari penuaan sehat.
Copyrights © 2026