Ayah kerap dianggap sekadar pencari nafkah dalam keluarga, padahal kualitas kehadirannya sejak masa kanak-kanak diyakini turut membentuk standar dan keyakinan anak perempuan terhadap relasi romantis di masa dewasa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menyeleksi, mengevaluasi, dan mensintesis bukti empiris mengenai peran keterlibatan ayah dalam membentuk standar relasi romantis anak perempuan, dari kehadiran ayah pada masa kanak-kanak hingga kualitas relasi romantis yang sehat pada masa dewasa muda. Penelitian menggunakan metode tinjauan literatur sistematis melalui pencarian pada Google Scholar dan DOAJ dengan pedoman PRISMA, disertai tabel kriteria inklusi-eksklusi dan tabel sintesis artikel. Hasil tinjauan terhadap sembilan artikel menunjukkan bahwa kelekatan ayah-anak perempuan yang aman berhubungan dengan gaya relasi romantis yang lebih sehat dan kesejahteraan psikologis yang lebih baik, namun pengaruh keterlibatan ayah terhadap keyakinan romantis tidak selalu bersifat langsung dan menyeluruh, melainkan bergantung pada dimensi keterlibatan tertentu, seperti keterlibatan aktif (engagement), dibandingkan dimensi lain seperti aksesibilitas semata. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan mekanisme diferensial antar dimensi keterlibatan ayah terhadap standar relasi romantis anak perempuan, sekaligus menawarkan kerangka konseptual yang menempatkan kehadiran ayah yang berkualitas, bukan sekadar kehadiran fisik, sebagai fondasi bagi anak perempuan dalam membangun relasi romantis yang sehat.
Copyrights © 2024