Jamur tiram segar merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai gizi tinggi dan berpotensi dikembangkan melalui peningkatan pemahaman terhadap preferensi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan preferensi konsumen jamur tiram segar serta membandingkan preferensi konsumen pada pasar tradisional dan modern. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda serta Independent Sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut harga dan warna merupakan determinan signifikan terhadap preferensi konsumen, sedangkan atribut kemasan dan ukuran tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan preferensi konsumen yang signifikan antara kanal pasar tradisional dan modern. Hasil penelitian memberikan implikasi bahwa strategi pemasaran jamur tiram segar perlu difokuskan pada penetapan harga yang kompetitif dan peningkatan kualitas visual produk untuk memperkuat preferensi konsumen.
Copyrights © 2026